Kamis, 26 Oktober 2023

Cara Jitu Mengatasi Mio J, Mio GT, Mio M3 bebered saat di Gas- Yamaha Trouble


Auto lovers pasti bingung saat kendaraan anda mengalami kendala dijalan, apalagi kendaraan yang anda gunakan sedang dipakai untuk bekerja atau sekedar turing. 

Kendaraan yang kita pakai setiap hari haruslah diperhatikan bagian-bagian krusial yang akan menghambat perjalanan, kalau auto lovers tidak memperhatikan bagian-bagian mana saja yang harus diperhatikan sebelum berangkat yang pasti auto lovers sendiri akan repot nantinya.

Hal sederhana yang wajib auto lovers perhatikan sebelum berkendara

  • PertamaCek kondisi tekanan kedua ban depan dan belakang, bila hal kecil ini tidak diperhatikan repot deh.
  • Keduacek kondisi rem depan dan belakang apakah berfungsi dengan baik? Bila kurang pakem segera perbaiki, kalau auto lovers tidak mau repot bawa kebengkel terdekat atau langganan auto lovers.
  • Ketiga, coba perhatikan bagian kelistrikan dan lampu-lampu, yang melingkupi, lampu utama, lampu rem, dan lampu sein kanan kiri. Apakah semua berfungsi baik? Kalau salah satu tidak ada berfungsi, segera ganti agar aman dalam perjalanan auto lovers.

Dengan ketiga hal tersebut setidaknya auto lovers sudah meminimalisir trouble saat berkendara dijalan. 

Nah, untuk masalah motor berebed saat digas atau digas tidak mau maju, inilah penyakit untuk semua tipe yamaha mio injeksion, baik Mio GT, Mio J dan Mio M3. Kebanyakan dari masalah ini biangkerok nya ada pada bagian injeksion yang kotor atau tidak pernah dibersihkan.

Auto lovers kita kupas tuntas masalah motor berebed dan mati saat panas untuk semua tipe motor injeksion, mau motor mio, honda dan seterusnya yang pasti skuter matic.

Hal yang harus disiapkan.


1. Bongkar cover body motor bagian belakang yang mempermudah saat membongkar bagian bawah jok atau injektor.

2. Buka baut injektor yang menyalurkan bensin dari tangki kepembakaran, lepaskan selang dari tangki motor, dan lepaskan songket kabel nya.

3. Bongkar injektor, untuk membersihkan bagian dalam nya, itu bisa dibongkar, karena bagian dalam nya menyaring bensin yang akan disalurkan kepembakaran. Nah disitu letak kotoran yang menyumbat aliran bensin untuk kepembakaran. 

4. bersihkan bagian dalam injektor pakai sikat gigi biar maksimal kotoran terangkat bersih. Dan pastikan benar-benar sudah tidak ada kotoran yang menempel dibagian dalam injektor. 

Sebelum dirapihkan kembali, tes terlebih dahulu, dan rasakan perubahan nya saat di gas sambil jalan.

Baik auto lovers tips sederhana ini semoga bermamfaat dan menambah wawasan anda dalam mengatasi motor matic injeksion berebed dan panas.


Tidak ada komentar:

9 Cara merawat Mobil Tua

Tips merawat mobil tua.

Untuk soal servis dan sparepart pada dasarnya tidak berbeda jauh. Akan tetapi tak bisa dipungkiri, terkadang jika mencari spare part atau komponen mobil membutuhkan kesabaran lebih. Belum lagi harganya cukup gelap, alias tak bisa diprediksi.

Namun begitu, membeli mobil tua juga bisa jadi investasi apalagi memang kondisinya cukup langka dan tampilannya masih menggugah selera. Oleh karena itu, memiliki mobil tua diperlukan perawatan.
Autolovers mau tau cara merawat mobil tua, berikut ulasannya:

1.  Ganti Oli

Sama seperti mobil baru, mobil tua juga harus lebih rajin mengganti. Kenapa begitu? Karena oli yang tepat akan mampu membuat kinerja mesin tetap optimal dan membuang partikel logam, dan kotoran yang dapat merusak mesin.

2. Ganti Timing Belt

Pada sebuah mobil ada namanya Timing belt atau timing chain. Komponen ini menghubungkan crankshaft dan camshaft agar katup-katup mesin bisa membuka dan menutup dengan waktu yang tepat.
Oia, timing belt juga bisa putus. Nah, jika putus, maka bisa berpengaruh pada klep atau katup jadi bengkok kemudian rusa. Jika hal ini terjadi, maka bukan tak mungkin mobil akan mengalami turun mesin.
Timing belt juga ada usia pakainya. Biasanya harus diganti 40.000-60.000 km. Jika timing belt rusak, biasanya akan mengeluarkan suara berisik.

3. Periksa Kondisi Rem

Rem juga harus diperiksa, terlebih pada bagian kampasnya. Jika sudah menipis perlu diganti. Selain itu, jika rem bermasalah biasanya karena kotor atau memang kampas sudah tipis.

4. Ganti Karet-karet

Pada sebuah mobil dipastikan memiliki banyak karet-karet seperti pada bagian  wiper, pintu, sunroof, dan masih banyak lainnya. Hal ini karena karet bisa mengalami getas atau retak.
Jika terjadi pada karet wiper seperti getas, maka akibatnya sapuan saat hujan akan tidak sempurna. Sedangkan jika terjadi getas pada bagian pintu, bukan tak mungkin terjadi kebocoran, seperti hawa panas dari luar atau munculnya air setelah hujan atau usai mobil dicuci.

5. Gunakan Bahan Bakar Oktan Tinggi

Bahan bakar juga perlu diperhatikan ya OLXer. Ada baiknya gunakan bahan bakar minyak dengan oktan tinggi. Minimal setahun sekali. BBM dengan oktan tinggi dipercaya dapat membersihkan kotoran yang ada di dalam tangki.

6. Periksa Pendingin Mesin/ Radiator

Radiator juga harus dicek terutama volume cairan yang ada di dalamnya. Pasalnya fungsi utama dari radiator adalah menurunkan panas pada mesin. Sebaliknya, jika mesin panas dan tidak dilakukan pendinginan maka yang terjadi adalah overheat. Tentu saja, langkah ini memang sama seperti pada mobil baru.

7. Bersihkan Eksterior dan Interior

Sama seperti mobil baru, mobil tua juga perlu dilakukan perawatan pada bagian eksterior dan interior. Untuk eksterior, cara murahnya yaitu dicuci dengan cara yang baik dan benar menggunakan bahan yang direkomendasikan.
Namun untuk tampilan lebih sempurna, tidak ada salahnya bisa melakukan kompon dan juga wax pada body mobil sehingga jadi kinclong. Pastikan, mobil disimpan dan dijauhkan dari paparan cahaya matahari langsung.

8. Periksa Bagian Ban

Pada mobil tua tekanan ban harus diperiksa secara teratur dan ban yang aus harus diganti lebih cepat. Dengan bertambahnya usia ban, maka kinerja karet akan menurun, dan jika hal tersebut terjadi ban mudah pecah bahkan bisa menyebabkan terjadi kecelakaan.
Untuk pengisian tekanan ban harus sesuai rekomendasi seperti tertera di buku manual atau pintu depan.

9. Pastikan AC Masih Bekerja

Satu lagi yang perlu dicatat yaitu patikan AC dalam kondisi baik. Sebab, dengan adanya AC maka hal tersebut dapat memberikan rasa nyaman dan sejuk.
Namun perlu dicatat, fungsi AC mobil itu tidak hanya memberikan rasa sejuk ketika panas, tetapi saat hujan bisa menghilangkan embun yang menempel di kaca. Pasalnya, apabila embun menempel di kaca maka yang terjadi visibilitas terganggu.
Nah, itulah beberapa tips merawat mobil tua yang bisa diimplementasikan saat di rumah saja seperti saat ini. silahkan dicoba.

Trik Cara Mengatasi Motor Ngebul.


Motor matik, dengan segala kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan, telah menjadi kendaraan pilihan utama bagi banyak orang. Namun, seperti semua mesin, motor matik juga dapat mengalami masalah. Salah satu masalah yang sering ditemui oleh pemilik motor matik adalah motor ngebul asap putih. Masalah ini dapat menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran. Oleh karena itu, dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab utama masalah ini dan bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab Asap Putih pada Motor Matik


Kondisi Cuaca Dingin: Pada cuaca yang dingin, asap putih mungkin keluar dari knalpot motor matik. Ini adalah reaksi alami antara uap air di dalam knalpot dengan udara dingin. Biasanya, ini bukan masalah serius dan akan hilang begitu mesin mulai panas.
Mesin Terlalu Dingin: Motor matik yang belum mencapai suhu operasionalnya mungkin mengeluarkan asap putih. Ini biasanya terjadi saat mesin baru dinyalakan dan belum mencapai suhu kerja normal. Tunggu beberapa menit sebelum mulai berkendara untuk memungkinkan mesin mencapai suhu yang sesuai.
Kualitas Bahan Bakar Buruk: Penggunaan bahan bakar berkualitas rendah atau terkontaminasi dapat mengakibatkan pembakaran yang tidak sempurna, menghasilkan asap putih. Pastikan Anda menggunakan bahan bakar berkualitas dan hindari bahan bakar ilegal.
Kepala Silinder Bocor: Kepala silinder yang bocor atau retak dapat memungkinkan air masuk ke dalam ruang pembakaran. Ini dapat menghasilkan asap putih saat motor beroperasi. Kepala silinder yang bocor harus segera diperbaiki.
Penyumbatan Filter Udara: Penyumbatan pada filter udara dapat mengganggu campuran udara-bahan bakar dan menyebabkan pembakaran yang tidak sempurna. Pastikan filter udara Anda bersih dan tidak tersumbat.
Campuran Udara-Bahan Bakar Tidak Tepat: Jika motor matik Anda memiliki sistem injeksi bahan bakar, campuran udara-bahan bakar yang tidak tepat dapat menghasilkan asap putih. Ini biasanya memerlukan penyesuaian oleh mekanik berpengalaman.

Cara Mengatasi Masalah Asap Putih



Perhatikan Cuaca: Jika asap putih muncul hanya pada cuaca dingin, Anda tidak perlu khawatir. Ini adalah reaksi alami yang akan hilang begitu mesin mencapai suhu kerja normal.
Tunggu Sampai Mesin Panas: Pastikan mesin mencapai suhu kerja normal sebelum mulai berkendara. Ini dapat membantu menghindari asap putih yang tidak perlu.
Gunakan Bahan Bakar Berkualitas: Selalu gunakan bahan bakar berkualitas tinggi dari stasiun pengisian resmi. Ini akan membantu memastikan pembakaran yang bersih dan efisien.
Periksa Kepala Silinder: Jika Anda mencurigai masalah dengan kepala silinder, segera bawa motor Anda ke bengkel untuk diperiksa dan diperbaiki.
Perawatan Rutin: Lakukan perawatan rutin, termasuk pemeriksaan filter udara, penggantian oli, dan penyesuaian campuran udara-bahan bakar jika diperlukan.

Kesimpulan

Motor matik ngebul asap putih mungkin menimbulkan kekhawatiran, tetapi seringkali tidak merupakan masalah serius. Dengan pemahaman tentang penyebab yang mungkin dan tindakan yang tepat, Anda dapat mengatasi masalah ini dengan mudah. Tetaplah waspada terhadap tanda-tanda masalah yang lebih serius dan segera konsultasikan dengan mekanik jika diperlukan. Dengan perawatan yang tepat, motor matik Anda akan tetap berjalan lancar dan andal.


Cara Jitu Mengatasi Mio J, Mio GT, Mio M3 bebered saat di Gas- Yamaha Trouble

  Beranda   ▼ Auto lovers pasti bingung saat kendaraan anda mengalami kendala dijalan, apalagi kendaraan yang anda gunakan sedang dipakai un...